Jantan Putra Bangsa Keliling Indonesia Melakukan Workshop Pembuatan Wayang Suket




Saturday, October 6, 2018
Tibunjogja/Kurniatul Hidayah

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tiga buah wayang berada di genggaman Jantan Putra Bangsa (29).

Disodorkannya ketiga benda tersebut kepada Tribun Jogja yang berkunjung ke Sanggar Wayang Benges, di Jalan Prapanca 1E, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Selasa (9/2/2016).
Ada yang berbentuk sosok Werkudara, Semar, dan satu lagi memiliki bentuk yang jauh dari karakter pewayangan.

"Ini adalah bentuk wayang suket yang tradisional," jelas Jantan sembari memainkan wayang berukuran kecil tersebut.

Seluruh wayang buatan jantan terbuat dari suket atau rumput. Hal tersebut yang akhirnya membuat wayang tersebut berjuluk wayang suket.

Alumnus Filsafat, Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut, enggan menyebut dirinya maupun komunitas Wayang Benges sebagai pencipta wayang suket.

Menurut penuturannya, jauh sebelum ini, wayang suket sudah ada.

Bahkan rumput kering yang dianyam hingga menyerupai karakter dan bisa dimainkan layaknya pertunjukan dalang wayang tersebut, sebenarnya adalah permainan tradisional masa kecil nenek moyang kita.

"Kami di sini sebagai pengembang, bukan pencipta. Kami ingin semua orang mengetahui wayang suket, bahkan membuat mereka untuk belajar membuat sendiri permainan ini ketika kami melakukan workshop keliling Indonesia. Workshop tersebut kami gelar sebelum mementaskan pertunjukan wayang," bebernya.

Usahanya mengenalkan wayang suket tersebut tak terhenti di Daerah Istimewa Yogyakarta saja.

Mereka bersama wayang suket telah menjelajah dari Bandung, Surabaya, Kediri, Sulawesi Selatan, hingga ke Bangkok Thailand.

Pria yang menjabat sebagai Manajer Operasional Wayang Benges tersebut, mengaku senang bisa mewujudkan keinginannya untuk mengenalkan wayang suket.

Bentuknya yang unik, menarik, dan berbeda mampu memikat anak-anak zaman sekarang yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain gadget.

Beberapa tahun terakhir ini, ia dan rekan-rekannya sedang mengembangkan wajah baru wayang suket.

Tidak lagi berbentuk tradisional, kini mereka memiliki wayang seukuran wayang kulit pada umumnya dengan bentuk werkudara dan semar.

"Pengerjaannya membutuhkan waktu satu bulan untuk tiap wayang berbentuk karakter pewayangan ini. Hal tersebut karena memang teknik pengerjaannya lebih rumit dari pada wayang suket tradisional," ujar pria yang juga seorang enterpreneur tersebut.

Perjalanan Jantan beserta komunitas Wayang Benges dalam memperkenalkan wayang suket ke masyarakat, terangkum dalam website mereka di www.wayangbenges.com(tribunjogja.com)


Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Jantan Keliling Indonesia Kenalkan Cara Bikin Wayang Suket.

0 comments:

Post a Comment

 

Aku

Powered by Blogger.

Jantan Putra Bangsa adalah seorang Pecinta Kampung, Kretek, Jamu, Rempah, Kopi dan Seluruh Kekayaan Alam Nusantara. Meluapkan kecintaannya itu melalui kata-kata, tulisan, dan kesenian. Bisa dihubungi melalui jejaring social Instagram @Jantanpb maupun melalui surat elektronik jantanmail@gmail.com

Copyright © 2015 • Jantan Putra Bangsa